Kasih dalam Tindakan

Laporan dari Formosa

Menyumbangkan Kendaraan Mandi

Oleh Grup Berita Taipei (Asal dalam bahasa Cina)

Pada tanggal 2 September 2005, para inisiat dari Center Taipei mengadakan kegiatan yang berjudul “Kasih Ilahi Menyinari Teman-Teman Tunawisma Kita”. Mereka mengunjungi Rumah Penampungan Para Tunawisma di Wilayah Taipei dan mempelajari bahwa tempat tersebut sangat membutuhkan kendaraan mandi yang baru. Kendaraan yang lama sudah tidak dapat digunakan. Biasanya kendaraan tersebut berkeliling di sekitar wilayah tersebut dan diparkir di berbagai tempat; seperti taman dan tempat ibadah di mana para tunawisma sering berkumpul untuk menggunakan fasilitas mandi. Tetapi, karena kekurangan dana, Direktur Asosiasi Pelayanan Relawan Wilayah Taipei, Ibu Huang Mei-ying, tidak mampu membeli truk yang baru dan sangat prihatin terhadap masalah itu. Ia berdoa agar Tuhan dapat membantu menyelesaikan masalahnya karena musim dingin akan segera tiba.

Setelah mengetahui kebutuhan fasilitas itu, Guru kita yang murah hati memberkahi penampungan dengan sebuah truk yang baru, tepat pada waktunya. Maka, untuk menindaklanjuti pembicaraan dengan anggota karyawan Asosiasi Pelayanan Relawan, para inisiat memesan kendaraan mandi yang dirancang sesuai kebutuhan khusus para tunawisma dan berharap dapat memberi mereka kehangatan dan kasih. Kendaraan tersebut diberi nama “Lautan Kasih” yang mempunyai dua arti. Pertama, menggambarkan kasih dan harapan yang terbaik dari banyak orang, dan kedua, diharapkan bahwa para tunawisma yang menggunakan truknya akan merasa seolah-olah mereka mandi dalam lautan kasih yang membersihkan mereka dari karma masa lalu mereka dan membimbing mereka kepada kehidupan yang baru. Selain memberi kendaraan mandi, para saudari dan saudara sepelatihan juga menyiapkan baju dan sepatu yang baru bagi para tunawisma.


Direktur Asosiasi Pelayanan Relawan Wilayah Taipei, Ibu Huang Mei-Ying, dengan gembira bersyukur kepada Guru atas sumbangan-Nya yang penuh kasih.

 


Rekan tunawisma pertama yang menggunakan kendaraan Lautan Kasih tampil segar dan riang gembira setelah menerima pelayanan potong rambut, mandi air panas, dan berganti pakaian baru.

Pada tanggal 24 November 2005, wakil-wakil dari Kantor Dinas Sosial Wilayah Taipei, Asosiasi Pelayanan Relawan Wilayah Taipei, dan Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai mengadakan upacara yang sederhana tetapi khidmat di wilayah Banciao. Selama upacara, Direktur Kantor Dinas Sosial, Bapak Yang Su-duan berkata, “Truk mandi yang lama telah digunakan selama enam tahun. Truk mandi ini pada hakikatnya merupakan jembatan antara para pekerja sosial dengan mereka yang kurang mampu. Kendaraan ini dapat membuat rekan-rekan tunawisma merasa bahwa masyarakat juga mengasihi mereka.” Maka, dengan menguapnya air panas, kendaraan Lautan Kasih memulai misinya dalam mengembangkan kepedulian dan perhatian kemanusiaan kepada penduduk Wilayah Taipei yang kurang beruntung. Direktur Asosiasi Pelayanan Relawan, Ibu Huang, menyatakan rasa syukurnya kepada Guru atas sumbangan penuh kasih-Nya sehingga membuat para tunawisma dapat mandi dalam kehangatan lautan cinta kasih di musim dingin ini. “Hari ini, rekan-rekan tunawisma kita merasa sangat bahagia dalam tubuh dan pikiran setelah memotong rambut dan mandi, serta mengenakan baju dan sepatu baru. Pemahaman dan perhatian Anda yang penuh kasih memberi masa depan yang cerah dan penuh harapan.”

Kemudian, Bapak Yang memberikan “Piagam Terima Kasih” kepada Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai dan naik kendaraan Lautan Kasih bersama dengan seorang inisiat untuk menyalakan air panas sebagai bagian peresmian. Di antara mereka, seorang perempuan tengah baya yang mandi air panas berulang kali mengucap “terima kasih” dengan air mata berlinang. Juga, setelah menerima pelayanan potong rambut, mandi, dan baju baru; seorang laki-laki tengah baya dengan bahagia menyatakan, “Saya merasa sangat nyaman dan santai sekarang,”  dan setiap orang yang hadir tersentuh oleh kebahagiaan mereka.

Para rekan praktisi yang ikut serta dalam upacara peresmian kendaraan Lautan Kasih dapat merasakan berkah yang tidak terhingga yang Guru salurkan kepada penduduk Wilayah Taipei yang kurang beruntung. Berkah Guru juga menghidupkan masa depan mereka yang lebih cerah, membersihkan mereka dari karma masa lalu mereka, dan memberi mereka kehidupan baru dalam Lautan Kasih! Maka, walaupun sibuk dengan berbagai hal besar di alam semesta, Guru terus mengurus banyak kebutuhan semua makhluk hidup di mana pun, semua murid-Nya merasa sangat tersentuh oleh welas asih-Nya yang besar.