Guru Berkata

 

 

 

 

 

 

 

Jadilah Sahabat Terbaik bagi Anak-Anak Kalian

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Surrey, Inggris,
7 Januari 2006 (Asal dalam bahasa Inggris)

Praktisi1: Anak lelaki saya telah lama belajar Metode Kemudahan, tetapi dia tidak berlatih. Kemudian dia  beranjak remaja dan sangat suka memberontak, merokok, minum minuman keras, berdusta, mencuri, menggunakan narkoba, serta segalanya.
G:
Ya Tuhan, narkoba! Anda harus mengawasinya. Anda harus mengatakan “Jangan.”

P1: Ya, saya telah melarangnya. Saya sering bertengkar dengannya.
G:
Oke. Lalu apa yang terjadi?

P1: Kami memiliki banyak persoalan. Tetapi akhirnya secara mendadak dia menyadari bahwa dia akan terpaku di tempat yang tidak ia inginkan, sedangkan  sebenarnya ia bisa pergi lebih jauh lagi. Maka dia pun membereskan segalanya. Dan kami senantiasa mendorongnya untuk datang dan bermeditasi bersama kami, tetapi secara perlahan. Karena banyak orang yang memberi tekanan pada  anak-anak mereka agar ikut inisiasi, tetapi mereka tidak benar-benar berlatih.
G:
Saya paham.

P1: Saya berkata kepadanya, “Bila kamu bermeditasi setiap hari dalam enam minggu, maka saya mungkin akan mempertimbangkan untuk memasukkan permohonanmu untuk inisiasi penuh.” Maka selama enam minggu, setiap pagi dia datang bermeditasi. Tetapi saya tidak selalu percaya 100% akan apa yang dia katakan.
G:
Saya paham.

P1: Saya ingin lihat apakah dia melaksanakannya.
G:
Oke. Jadi, dia telah melaksanakannya.

P1: Maka kali ini, saat saya pulang saya berkata, “Bila kamu membaca lima buku Kunci Pencerahan Seketika jilid 1 sampai 5, dan bila kamu membaca majalah Guru setiap bulan, serta pergi meditasi bersama pada setiap kesempatan yang kamu miliki, maka saya akan memasukkan permohonanmu.” Dia setuju juga. Maka, Anda mendapatkan kedua orang itu.
G:
Bagus! Ya, baiklah!

P1: Saya merasa tidak enak juga karena berlaku sedemikian keras terhadapnya, tetapi saya tahu kalau dia itu malas. Dan saya berlaku demikian karena saya tidak ingin menyia-nyiakan waktu Anda untuk mengurusnya, atau waktunya untuk mengikuti Anda. Saya ingin memastikannya.
G:
Sangat bagus! Sangat bagus! Bila dia telah melakukan separuh saja dari yang Anda sampaikan itu, maka dia dapat diinisiasi, oke?

P1: Oke, luar biasa!
G:
Saya berjalan setengahnya. (Tepuk tangan)

P1: Oke, terima kasih. Tetapi dia adalah seorang anak lelaki yang baik. Dia sangat bahagia sekarang.
G:
Saya paham.

P1: Saat saya pulang, dia nampak sangat menyenangkan dan sangat bahagia. Sebenarnya, dia adalah seorang anak lelaki yang sangat baik dan berhati baik, tetapi dia berusaha untuk menjadi nakal.
G:
Bukan begitu. Itu hanyalah tekanan dari teman sebayanya. Saya mengimbau kepada kalian semua, para orangtua, karena perkataan kalian sungguh-sungguh berperan. Banyak orang tua yang tidak mengatakan apa pun, atau hanya berkata sedikit saja, sehingga anak itu tidak berpikir bahwa sangatlah penting untuk menjauhi narkoba. Kalian benar-benar harus mengatakan “Tidak!” Kalian harus menjelaskan tentang kerusakan yang akan terjadi. Kalian harus terus mengulanginya. Secara ramah, menyenangkan, dan masuk akal; Kalian harus mengatakan, “Tidak.” Oke? Bukannya hanya mengatakan, “Biarlah begitu,” atau “Apa pun juga, itu adalah hal yang alami.” Tidak, bukanlah seperti itu. Karena saat anak-anak itu pergi ke luar sana, terdapat ratusan bahkan ribuan pengaruh buruk yang menanti mereka di setiap sudut, dan mereka sangatlah rentan. Mereka adalah anak-anak!

Karena itu, kalian harus mengatakan “Tidak!” Kalian harus berjalan dengannya, menemaninya melangkah, sepanjang jalan. Setiap hari, berbincang bersama seperti layaknya seorang sahabat, oke? Dan janganlah memarahinya atas setiap kesalahan atau hal kecil yang dia lakukan, tetapi dukunglah dan katakanlah padanya bahwa, “Ini tidak baik. Kamu harus menghentikannya. Ini benar-benar berpengaruh pada kesehatanmu, masa depanmu, dan keluarga. Katakanlah bahwa Anda tidak merasa senang, bahwa Anda benar-benar merasa sedih karena hal itu. Anda harus menjelaskan perasaan Anda, karena anak-anak tidak memahaminya.

Kadang kala, jika kalian tidak mengatakan apa pun atau jika kalian tidak tegas terhadap mereka, mereka mengira kalian tidaklah peduli, bahwa kalian tidak peduli apakah mereka hidup atau mati, apakah mereka baik atau jahat; sehingga mereka merasa ditolak atau diabaikan. Kemudian mereka menjadi semakin buruk, supaya mendapatkan perhatian kalian. Tetapi, apabila kalian memberi perhatian yang sepadan sejak semula, bukannya memanjakan atau memberi perhatian yang berlebihan, tetapi seperti seorang sahabat, maka dengan sendirinya, mereka akan mengatakan segalanya kepada kalian. Lalu kalian pun tahu apa yang mereka lakukan dan apa yang dilakukan oleh teman mereka, dan mereka harus mempercayai kalian. Setelah mereka mempercayai kalian, barulah mereka akan mengatakan segalanya kepada kalian. Karena itu, kalian pun tahu bagaimana pendirian mereka, dan kalian pun tahu bagaimana cara membantu mereka. Karena saat mereka berada di luar, mereka sendiri. Kalian mengira bahwa mereka adalah anak-anak kalian, karena itu mereka terlindungi. Tidaklah demikian! Saat mereka berada di sekolah, mereka tidaklah terlindungi. Kadang-kadang ada anak-anak pengganggu di sekolah, dan mereka tidak berani mengatakannya kepada kalian dan kadangkala mereka melakukan ini atau itu, agar dapat ‘diterima’ dalam kelompok lain. Jika tidak, mereka akan disisihkan dan diperolok sebagai seseorang yang ‘payah’, ‘banci’, dan sebutan-sebutan ini sangatlah menyakitkan bagi seorang remaja.

Maka dari itu, kalian harus mengatakan pada mereka, mana yang baik dan mana yang buruk, dan jangan mempedulikan sebutan-sebutan itu. Kalian harus berada di sana untuk mendukung mereka dan menjadi sahabat mereka, sehingga mereka dapat bersandar kepada kalian dan mereka dapat mempercayai kalian. Setelah itu maka pendapat seluruh dunia tidaklah penting lagi bagi diri mereka. Dengan demikian, orang-orang itu tidak akan dapat membayangi anak-anak kalian. Karena kelompok masyarakat yang buruk masih ada. Terutama bagi anak-anak, karena bila orang tua yang lainnya tidak mengetahui cara mengajar anak-anak mereka, maka anak-anak kalianlah yang mendapatkan pengaruh buruk dari mereka dan mereka semua saling memengaruhi satu sama lain. Jadi kalian harus tegas. Kalian harus mengatakan “Tidak” sekalipun dia tidak menyukainya. Dia nantinya akan memahami hal itu; kalian hanya perlu mengatakannya dengan masuk akal dan penuh kasih.

Kemudian, sehari demi sehari, meskipun ia tidak menyukainya saat ini, hal itu akan mengendap dalam pikirannya, dan pada suatu hari nanti, keadaan akan berbalik; dia akan melihat sisi buruk teman-temannya dan berpikir, “Oh, ayah saya lebih baik. Dia benar. Lihatlah dirimu sekarang ini: Kamu mengkonsumsi narkoba dan kamu seperti itu, dan lihatlah apa yang terjadi padamu! Ayahku benar. Saya tidak ingin menjadi sepertimu.” Maka, suatu hari nanti, sekalipun dia telah terpengaruh berat, pengaruh kalian tetap berharga. Lebih baik daripada tanpa pengaruh sama sekali! Terutama, karena kalian juga memiliki kekuatan, kalian harus mengatakan tidak kepada segala hal buruk yang ingin diujicoba oleh anak-anak kalian.

Bahkan tentang hal-hal yang peka seperti masalah seksual, kalian harus duduk dan berbicara kepada mereka. Mungkin mereka sudah mengetahui lebih banyak daripada yang kalian ketahui. Tetapi kalian harus mengetahui apa yang telah mereka ketahui, agar dapat mengarahkan mereka. Jangan merasa malu akan hal-hal demikian dan menunggu sampai mereka mendapat masalah; lalu terlambatlah sudah. Lebih baik merasa malu saat ini daripada nantinya, karena mereka bahkan mungkin kehilangan nyawa mereka karena terjangkit beberapa penyakit kotor.

Kalian harus menyampaikan kepada mereka sama seperti apa yang akan kalian katakan kepada diri kalian sendiri. Maka, kalian harus menjadi sahabat bagi anak-anak kalian. Bila kalian bukanlah sahabat mereka, maka siapa lagi yang dapat menjadi sahabat mereka? Kalianlah sahabat terbaik yang dapat mereka miliki sampai mereka tumbuh dewasa. Tentunya mereka memiliki teman, tetapi mereka semua sebaya. Teman mereka tidak mengetahui banyak hal. Mereka hanyalah kawan, bukan sahabat. kalianlah sahabat mereka; kalianlah pembimbing mereka. Mereka menghormati kalian. Dan karena sekarang kalian telah membersihkan diri kalian, kalian bahkan menjadi seorang pembimbing dan sahabat yang lebih baik.

 

Cinta Kasih Keluarga Sangatlah Penting Bagi Anak-anak

Di seluruh dunia yang luas di luar sana, mereka harus tahu bahwa mereka memiliki kalian sepanjang waktu.  Hal itu membuat mereka merasa percaya diri, kuat, dan dikasihi. Hal itu kemudian akan membuat mereka mampu mengalahkan apa pun juga. Jika mereka tidak merasa dicintai, mereka merasa terpuruk. Mereka tidak berminat melakukan apa pun, kemudian mereka akan mengusahakan apa saja, hanya untuk mengangkat diri mereka. Maka cinta kasih keluarga sangatlah penting bagi anak-anak. Kalian harus memberikannya kepada mereka, tanpa syarat! Bersikaplah tegas, namun penuh kasih.

Seperti cara saya memperlakukan kalian: Kadang-kadang Saya memarahi kalian, tetapi kalian disayang, dan kalian mengetahui itu. Sekalipun saya memarahi kalian, kalian tahu bahwa kalian dapat mengandalkan saya. Kalian tahu bahwa saya tidak akan mencelakakan kalian. Kalian tahu itu, bukan? (Hadirin: Ya, Guru!) Sama seperti cara untuk memperlakukan anak-anak kalian. Mereka tahu bahwa mereka dikasihi sepanjang waktu, tetapi jangan hanya mengalah pada tingkah buruk mereka. Sikap yang memanjakan mereka, berbeda dengan sikap yang penuh pengertian dan persahabatan.

Berlakulah sebagai teman dan jadilah sahabat mereka. Jika mereka pulang ke rumah dan mengakui sesuatu yang buruk kepada kalian, misalnya, “Oh, hari ini saya melakukan sesuatu yang buruk,” janganlah langsung memarahi mereka dan berkata, “Kamu anak brengsek!” Berkatalah seperti ini: “Terima kasih karena mengatakan ini kepada saya. Saya sungguh merasa diistimewakan karena kamu menceritakannya kepada saya; sekalipun kamu tahu bahwa mungkin tidaklah baik untuk menceritakannya kepada saya, tetapi saya merasa senang karena kamu telah percaya kepada saya.” Kemudian bantulah mereka sesuai dengan situasi yang mereka hadapi, karena mereka adalah anak-anak. Bila mereka melakukan kesalahan, itu terjadi karena mereka adalah anak-anak.

Lihatlah diri kalian, sedemikian dewasa dan masih saja melakukan banyak kesalahan. Bagaimana mungkin anak-anak tidak melakukan suatu kesalahan pun? Maka, sepanjang jalan, tuntunlah mereka, kasihilah mereka dan kapan pun mereka mengakui sesuatu yang buruk kepada kalian, janganlah memarahi mereka. Katakan saja pada mereka bahwa kalian sungguh senang dan merasa terhormat karena mereka mempercayai kalian. Itu akan memancing mereka untuk mengatakan lebih banyak hal kepada kalian, karena banyak kesalahan cenderung terjadi dan banyak pengaruh buruk yang cenderung terjadi di mana-mana, maka kalian seharusnya senang bahwa mereka menceritakan sesuatu kepada kalian. Kemudian, berdasarkan hal itu, kalian dapat memperbaiki mereka. Biarkan mereka mengatakannya kepada kalian. Berperanlah sebagai teman yang baik, bukannya sebagai sosok otoriter. Jangan terlalu otoriter!
 

Ini adalah sebuah situasi yang sangat samar. Tidaklah berarti bahwa setiap keluarga mengalami situasi yang sama. Tetapi sebagai pedoman, jadilah seorang sahabat. Jadilah seorang sahabat sehingga mereka dapat menangis di bahu kalian, dan mereka dapat mempercayai kalian. Setelah itu maka mereka akan mendengarkan kalian. Terima kasih karena Anda telah mengemukakan hal ini, jadi secara sambil lalu saya dapat menjelaskannya kepada semua orang. (Tepuk tangan)

P1: Ada pula acara-acara TV saat ini yang menunjukkan kepada kita tentang cara menangani para remaja dan anak-anak. Di masa saya tumbuh dewasa, kita tidak memiliki acara-acara seperti ini. Tetapi saya kira sehubungan dengan anak lelaki saya, pada suatu hari terjadi suatu titik balik.
G:
Suatu titik balik! Oke.

P1: Saya selalu berkata kepadanya: “Lihatlah, narkoba itu jahat dan kamu seharusnya menjauhinya. Dan kamu keluar rumah sepanjang waktu.” Kadangkala kami bertengkar hebat, lalu istri saya akan terlibat pula. Anak saya lalu membuat istri saya memihak padanya, sehingga saya merasa tidak berdaya dan kesal. Maka saya berkata, “Baiklah, saya akan membiarkan kalian berdua; kalian dapat melakukan apa pun yang kalian suka.” Tetapi saya selalu berusaha memberinya beberapa nasihat  yang baik.
G:
Saya paham.

P1: Suatu kali dia pergi ke luar, dan saya berkata kepadanya, “Dengar, saya tidak ingin kamu ke luar rumah. Kamu pergi ke luar setiap malam; saya ingin kamu tinggal di rumah. Kamu boleh pergi pada akhir minggu, bukan setiap hari.”
G:
Ya.

P1: Tetapi dia tetap keluar pada malam itu. Maka saya menyita komputernya. Saya menaruhnya dalam kamar saya dan menguncinya di sana. Saat dia pulang, dia berkata, “Saya akan masuk ke dalam kamar dan mengambil komputer itu.” Tetapi sehari sebelumnya, saya telah menonton salah satu acara itu.
G:
Ya?

P1: Dalam acara ini, sang pelatih mengajar remaja itu agar tidak marah. Sang pelatih berada di ring tinju bersama remaja itu, dan sang pelatih berkata, “Saya akan mengutukmu dan akan memancing kemarahanmu, tetapi, jika kamu memukul saya, maka kamu kalah.” Maka, saya menggunakan teknik itu pada anak saya. Apa pun yang dia katakan, apakah dia mengutuk saya atau menyebut saya sebagai ini dan itu, saya berkata, “Lihat, saya tidak sungguh-sungguh marah. Saya mengasihimu, tetapi saya tidak akan mengembalikan komputermu sampai kamu berhenti keluar rumah.”
G:
Tepat!

P1: Anak saya berkata, “Lihat saja nanti.” Maka dia menunggu di depan pintu, mengira bahwa saya akan merasa malu dan mengalah kepadanya karena seorang teman saya datang untuk bermeditasi tiap Rabu malam. Tetapi saya turut melibatkan teman saya itu. Saya berkata, “Lihat, saya sedang berdebat dengan anak saya; dia telah keluar rumah sepanjang waktu, maka saya menyita komputernya. Bila Anda tidak keberatan, kita akan bermeditasi di ruang lain hari ini.”

Juga, pada saat itu, karena anak saya menggunakan begitu banyak energi untuk mengutuk saya dan segalanya, saya kemudian berkata, “Lihat, saya telah mendengar semua itu sebelumnya, “Saya bodoh, dan ini dan itu. Saya mengasihimu, tetapi saya tidak akan mengembalikan komputermu.”
G:
Tepat, dia tidak pantas mendapatkannya.

P1: Ya. Sebenarnya, setelah itu saya membawa komputer tersebut ke kantor dan meninggalkannya di sana sekitar dua minggu. Dan malam itu, karena saya tidak bertengkar dengannya, dia tidak dapat melibatkan ibunya. Ibunya pun memihak pada saya.
G:
Saya paham.

P1: Kami berdua berusaha menolongnya, dan setiap hari, dengan penuh kasih saya senantiasa mengulangi “Saya mengasihimu” kepadanya. Dia berkata, “Saya benci…” tetapi saya berkata, “Saya menyayangimu, saya menyayangimu.” Maka saya kira itu karena dia kehilangan banyak kekuatan akibat berkelakuan demikian. Kenyataannya, saya mengiklankan Anda. Saya berkata, “Lihat, saya telah bersama Maha Guru selama sepuluh tahun, tidakkah kamu pikir kalau saya telah mempelajari beberapa siasat?” (Gelak tawa)
G:
Lalu, apa yang dia katakan?

P1: Setelah saat itu, hubungan kami menjadi semakin baik.
G:
Ya?

P1: Saya mengembalikan komputernya, tetapi setelah melakukan banyak pengujian.
G: Saya paham.

P1: Kemudian saya membimbingnya dalam belajar; karena mata pelajaran yang sedang dia pelajari sama dengan mata pelajaran kesarjanaan saya.
G:
Ah, bagus!

P1: Maka kami menjalin hubungan yang baik seperti itu.
G:
Ya? Bagus.

P1: Kami menjalinnya perlahan-lahan, dan setiap hari saya melihat dia semakin baik.
G: Ya, itu adalah saat-saat yang sulit dalam kehidupan mereka; masa puber mereka, karena hormon mereka mulai aktif.

P1: Mereka mendapat banyak pengaruh buruk dari lingkungan sekitar mereka.
G:
Benar.

P1: Anak-anak yang lain memengaruhi mereka dengan narkoba dan lain-lainnya untuk berlagak.
G:
Saya tahu.

P1: Selain itu, saya dapat melihat bahwa saat dia bersama orang yang sangat rendah tingkat batinnya, dia memaksakan mereka untuk menjadi temannya. Mereka bahkan tidak menginginkannya, tetapi dia memaksakan dirinya di sana, supaya diterima.
G:
Ya, saya tahu. Mereka melakukan itu sepanjang waktu di sekolah. Itu adalah tekanan teman sebaya, karena mereka harus terlihat hebat. Bukan hanya harus mengenakan pakaian yang sama, mereka juga harus melakukan hal yang sama. Jika mereka minum, kalian juga harus  minum. Jika tidak, kalian tidak bisa masuk ke dalam kelompok mereka. Mereka akan memperolok-olok kalian dan semuanya itu. Anda hanya harus memastikan agar dia tidak harus menjalani segala penderitaan ini dengan sia-sia. Katakan kepadanya bahwa nilai seseorang tidaklah didapatkan dengan jalan menjadi hebat, tetapi dengan menjadi murid yang baik, cerdas, dan mandiri.

P1: Beberapa kali saya sempat membuatnya mengerti. Suatu kali saya mendapat telepon dari mobil ambulans karena ia tergeletak di jalan setelah muntah-muntah dan sangat mabuk. Tetapi hari itu, saat saya membawanya pulang, saya sungguh mengasihinya; saya tidak marah kepadanya sama sekali. Saya berkata, “Saya akan menunggu sampai kamu membaik, barulah saya akan menghajarmu!” (Gelak tawa) Karena saya tahu seperti apa rasanya teracuni oleh  alkohol seperti itu. Selain itu, suatu kali dia ditahan oleh polisi, saya sedang sakit dan tidak dapat menemuinya, tetapi saya tidak tahu di mana dia berada. Maka pada hari berikutnya – dia berada di penjara semalaman – saya berbicara dengannya dan berkata, “Lihatlah, anakku, ini dapat menjadi kehidupanmu bila kamu menginginkannya, tetapi saya kira kamu dapat melakukan sesuatu yang lebih baik daripada ini, karena kamu adalah anak yang sangat cerdas.”
G:
Anda harus memintanya menuliskan apa yang ingin ia lakukan dengan kehidupannya. Jangan mendiktekan apa yang ingin ia lakukan, tetapi tanyakanlah apa yang ingin ia pilih, ingin menjadi apa, ingin menjadi orang macam apa.

P1: Ini semua sudah berlalu sekarang. Sekarang dia telah berubah. (Guru: Itu bagus!) Dia sangat konsentrasi pada pelajaran sekolahnya; dia bermeditasi sekarang.
G:
Oh, hebat!

P1: Dia bahagia!
G:
Wah, luar biasa! Dari begitu, berubah menjadi begini. Saya bangga kepada Anda!

P1: Terima kasih. (Tepuk tangan)
G: Itu juga berkat usaha Anda, sehingga Anda berhasil. Wah, keluarga: Begitulah adanya!

 

 

Dukungan dari Orangtua Dapat Menciptakan Suatu Dunia yang Berbeda bagi Anak

Praktisi 2: Saya juga diinisiasi saat saya masih kecil, dan saya juga mendapat banyak tekanan teman sebaya dan segalanya di sekolah. Saya telah melakukan banyak hal sebagaimana yang dia uraikan.
G:
Saya paham.

P2: Kemudian kehidupan saya berbalik arah saat saya melakukan meditasi, dan saya tahu Anda berada di sisi saya, dan tahu bahwa Anda selalu dalam batin saya, bersama saya. Hidup saya langsung berbalik arah saat saya mulai bermeditasi. Kemudian segala sesuatu dalam kehidupan saya menjadi sedemikian mengagumkan. Saat saya kecil, saya tidak akan berjalan di luar dan selalu tersenyum karena terbitnya matahari. Tetapi sekarang saya merasa begitu dilimpahi oleh segalanya karena memiliki Anda bersama saya dan saya tahu bahwa setiap hari Anda akan bersama saya.
G:
Pasti, setiap hari.

P2: Saya hanya ingin memberitahu Anda bahwa saya sungguh menghargai segala yang telah Anda lakukan bagi saya.
G:
Saya senang melakukannya, dan saya mengasihi Anda.

P2: Terima kasih. Saya juga mengasihi Anda, Guru.
G:
Karena Anda adalah anak yang baik, anak yang begitu baik.

P2: Terima kasih banyak atas segala sesuatu yang telah Anda lakukan.
G:
Saya memahami Anda juga, ya? Saya memahami Anda dan semua remaja. Sangatlah kesepian di luar sana. Kalian mengira mereka memiliki banyak teman sebaya, mereka memiliki banyak kawan, tetapi mereka sangat kesepian. Mereka yang tidak kesepian adalah mereka yang agresif: para pengganggu di sekolah, seperti para pemimpin gerombolan. Mereka membuat setiap anak yang lain melakukan apa yang mereka inginkan, dan kemudian mengolok-olok anak-anak yang lain, seperti ini, “Kamu terlalu gemuk,” atau “Kamu terlalu kurus.” Mereka memberi nama sebutan dan membuat kalian merasa bahwa kalian bukanlah apa-apa, bahwa kalianlah yang terburuk di kelas dan seterusnya. Mereka akan membuat hidup kalian bagaikan neraka.

Maka, kalian para orang tua harus memahami bahwa anak-anak memiliki banyak masalah. Janganlah hanya melemparkan mereka ke sekolah dan kalian tidak melakukan apa pun. Anda harus memahami masalah mereka juga. Kadangkala mereka bergerombol bersama untuk mengganggu seseorang, seorang anak, dan kemudian anak tersebut pulang; tentu saja anak itu merasa tertekan. Mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan. Mereka tidak dapat mengatakannya kepada orang tua mereka. Kadangkala mereka bahkan tidak dapat menunjukkan masalahnya dengan tepat; mereka hanya merasa sedih! Tetapi mereka pun tidak dapat mengatakannya kepada kalian karena mereka tidak tahu cara mengungkapkan berbagai hal yang terjadi di sekolah. Selain itu, mereka merasa tidak berdaya, tetapi mereka malu untuk mengatakannya kepada kalian. Maka, bila kalian bukanlah sahabat baik mereka, tentu saja mereka tidak akan mengatakan masalah itu kepada Anda, juga karena rasa harga diri. Para remaja lebih angkuh daripada kita. Masa remaja adalah masa dimana mereka sedang mengembangkan rasa percaya diri mereka. Bila semua teman mereka yang sebut sebagai teman sebaya dan teman sekolah hanya melemparkan batu kepada mereka, maka tentu saja mereka merasa hancur.

Maka, kalian harus berada di sana bersama anak kalian; kalian telah memilih untuk menikah dan memiliki anak. Kalian harus bertanggung jawab; Kalian harus berada di sana bagi anak-anak kalian. Tentu saja, kalian bermeditasi dan lain-lain, tetapi kalian harus berada di sana untuk anak-anak kalian. Kalian harus tahu, sangatlah sulit bagi mereka untuk tumbuh dewasa tanpa adanya kasih orang tua dan keluarga. Sangatlah penting bagi mereka untuk merasa dikasihi, tidak peduli apa pun juga. Mereka harus benar-benar merasakannya. Jika tidak, di sekolah mereka diganggu, dan di rumah mereka merasa tidak diinginkan. Mereka tidak merasa dipedulikan. Sekalipun kalian kadang-kadang memarahi mereka, mereka tahu bahwa kalian mempedulikan mereka. Tetapi, bila kalian hanya mengabaikan mereka dan bahkan tidak memarahi mereka, hanya mengatakan, “Baik, kamu lakukan apa saja yang kamu suka,” dan setelah itu kalian tidak berbicara dengan mereka, dan keadaan akan menjadi lebih buruk. Mereka sedang melewati suatu masa yang sangat sulit dalam kehidupan mereka, karena masa remaja adalah masa yang paling buruk. Tubuh mereka tumbuh terlalu cepat dibanding dengan pemahaman mereka; tubuh mereka tumbuh pesat; mereka hampir-hampir tidak dapat mengendalikan tubuh mereka. Itulah sebabnya mengapa kadangkala mereka sering memecahkan atau menabrak barang-barang, karena tubuh mereka tumbuh terlalu cepat.

Para remaja sering memecahkan banyak barang, lebih sering dibanding dengan mereka yang telah dewasa atau saat mereka masih kecil, karena tubuh mereka. Sungguh, saya tidaklah bergurau! Tubuh mereka tumbuh dengan cepat dan otak mereka mengalami kesulitan untuk menguasainya; mereka belumlah terbiasa. Seperti halnya jika kalian memiliki mobil atau peralatan baru, perlu waktu penyesuaian. Dan hal penting lainnya, kutukan terburuk: hormon yang mengamuk hebat dalam diri mereka, membuat mereka tak tahu harus melakukan apa. Mereka demikian gelisah.
 

Maka, pahamilah mereka. Bantulah mereka, jadilah seorang sahabat dan pembimbing. Ingatlah bahwa kalian pernah menjadi seorang remaja. Ada sedemikian banyak hal yang tidak kalian pahami: mengapa terjadi demikian, mengapa tubuh kalian terasa seperti itu, mengapa kalian merasa demikian atau mengapa kalian ingin melakukan ini. Kalian tidak memahami banyak hal! Sama halnya dengan anak-anak kalian.

Saya gembira. (Guru menunjuk kepada praktisi yang telah membagikan pengalamannya) Anda baik, tetapi berapa banyakkah remaja yang dapat sedemikian terkendali dan percaya diri seperti itu? Maka Saya senang, Anda adalah anak yang baik. Saya bersyukur bahwa Anda kuat, karena tekanan sosial di sekolah dapat menghancurkan anak-anak kalian. Beberapa dari mereka bahkan melakukan bunuh diri karenanya. Kadangkala, anak-anak itu sangatlah cerdas, tetapi karena kekuatan merusak dari para pengganggu membuat mereka merasa tidak berdaya sehingga angka-angka mereka menurun atau tidak belajar dengan baik, karena mereka tidak dapat berkonsentrasi akibat terlalu tertekan dan tidak bahagia. Kecerdasan mereka juga hancur.

 

Senantiasa Tepati Janji Terhadap Anak-anak Kalian

Jadi, jika anak-anak kalian mendapat nilai yang rendah atau turun drastis, maka kalian harus mengetahui alasannya. Kalian harus berbicara dengannya. Ajaklah dia ke kafetaria kesukaannya dan duduk bersamanya, tergantung kepada siapa yang lebih akrab dengannya. Bersama dengan kedua orang tua, atau pertama-tama bersama ayahnya bila dia lebih dekat dengan ayahnya dan kemudian bersama ayah dan ibu, dan seterusnya. Bila dia meminta kalian merahasiakan sesuatu, kalian harus merahasiakannya. Sangatlah penting bagi kalian untuk memegang janji kepada anak-anak kalian. Bila kalian ingin membelikan mereka sesuatu, dan bila kalian menjanjikannya, maka tepatilah. Bila Anda tidak menepatinya, Anda harus memiliki alasan yang benar-benar bagus! Bila tidak, dia tidak akan mempercayai kalian. Selain itu, jika kalian membocorkan rahasia tanpa mengatakan terlebih dahulu kepadanya, maka dia tidak akan mempercayai kalian lagi.

Tidaklah mudah untuk mengurus keluarga, tetapi saya gembira karena banyak di antara kalian yang melakukannya dengan baik. Saya dapat melihat bahwa keluarga kalian memiliki anak-anak yang baik. Walaupun mereka melewati suatu periode kehidupan yang sangat sulit, namun karena kalian adalah pendukung mereka dan kalian membawa mereka ke arah yang baik, maka mereka menjadi anak-anak yang baik dan mampu mengarungi arus kesulitan dengan gemilang. Itulah cara yang terbaik dalam mengasuh anak kalian; sungguh baik. Maka, saya mengucapkan selamat kepada kalian. Sangat baik bagi seluruh keluarga: “satu paket transaksi.” Saya sangat bangga kepada kalian. Saya benar-benar amat bangga. (Tepuk tangan)

Kita semua memiliki kelemahan-kelemahan tertentu, maka berusahalah. Bila kalian mengetahui ada suatu kelemahan, maka berusahalah untuk memperbaikinya. Bukanlah hal-hal besar yang membuat orang berbahagia dalam keluarga, hal-hal kecil-lah yang menciptakan kebahagiaan itu. Hal-hal yang besar akan terselesaikan dengan sendirinya. Hal-hal kecil yang terperinci sangatlah penting dan menunjukkan bahwa kalian peduli. Sebagai contoh, bila kalian duduk bersama anak-anak kalian selama beberapa jam dan berbicara atau bermain-main bersama, maka hal itu bahkan lebih penting bagi mereka dibandingkan dengan membelikan mereka sebuah boneka besar dan mengabaikan serta tidak berbicara dengan mereka. Kalian harus peduli. Maka bertindaklah dengan tegas; jangan memanjakan mereka, itu sangatlah buruk. Apa yang telah Anda lakukan itu sangatlah baik. Kalian harus tegas bila diperlukan, dan mereka harus berupaya keras untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Bukannya kalian memberi apa pun yang mereka inginkan dan tidak membimbing untuk mendidik mereka. Itu sangatlah buruk, sangatlah buruk! Ya? Anak-anak harus mempelajari nilai dari pemikiran yang maju dan kehidupan yang sederhana.

Untuk Menyimpan Karunia Kebahagiaan Kalian, Pandanglah ke Depan, Bukan ke Belakang

Praktisi 3: Guru, saya ingin bersyukur atas segala berkah Anda; karena di masa muda saya, saya banyak menderita di sekolah dan di dalam keluarga, tetapi dalam tahun-tahun terakhir ini, saya mendapat begitu banyak berkah. Banyak mukjizat yang terjadi setiap hari dan sekarang saya sangat bahagia.
G:
Apakah Anda sekarang lebih percaya diri? (P3:Ya.) Hal itu bisa menghancurkan Anda. Masa kanak-kanak yang sangat buruk dapat memengaruhi Anda, seluruh kehidupan Anda, bukan hanya di masa kanak-kanak itu saja. Sangat sulit untuk mengembalikan kepercayaan diri Anda, khususnya karena mereka demikian kejam di sekolah, beberapa orang dari tingkat Astral. Mereka mengganggu Anda dan membuat Anda merasa sungguh buruk. Kadangkala Anda sebenarnya tidak buruk, tetapi menurut mereka, Anda buruk. Atau mereka ingin membuat Anda merasa buruk, karena mereka lebih buruk daripada Anda. Maka mereka terus mengulangi hal yang sama agar Anda sungguh merasa buruk, walaupun Anda tidaklah buruk. Pengaruh psikologis itu besar sekali.

Saya tidaklah bisa cukup menekankan, betapa pentingnya mengasihi dan membimbing anak-anak kalian. Kalian harus paham. Baiklah, yang pertama: Lupakanlah hal yang buruk itu. Sebagian orang sedemikian bodohnya sehingga mereka tidak menghargai orang lain. Atau mereka iri. Kadangkala, kalian lebih cerdas, atau orang tua kalian lebih kaya, atau kalian memiliki rumah yang lebih baik, atau kalian memiliki pacar yang lebih tampan. Maka mereka ingin menghancurkan kalian. Tetapi, karena kalian adalah anak-anak, kalian tidak terlalu memahaminya.

Selain itu, karena kalian begitu baik. Kebanyakan anak-anak yang diganggu adalah anak-anak yang baik. Hanya anak-anak yang kasar saja yang mengganggu orang lain. Anak-anak yang baik bersifat tenang; mereka belajar dan mengerjakan pekerjaan rumah mereka sendiri dan tidak melakukan apa pun yang buruk. Hanya saja karena mereka terlalu baik, sehingga mereka tidak tahu cara membela diri. Itulah masalahnya.

Sangatlah baik karena Anda telah memperoleh kembali kebahagiaan Anda. Anda pantas mendapatkannya. Semua orang pantas mendapatkan kebahagiaan. Bila Anda tidak memilikinya, maka itu adalah masalah Anda. Anda harus mengerti mengapa Anda tidak berbahagia atau bagian kehidupan yang manakah yang mengusik Anda. Suatu kali saya berada di Prancis dan ada seorang wanita yang senantiasa mengatakan kepada saya tentang kesedihannya akibat perlakuan suami dan keluarganya. Sebenarnya tidaklah terlalu sulit untuk diatasi, tetapi dia terus mengomel dan menanyakannya pada saya. Saya telah memberinya nasihat tetapi dia tidak berubah. Maka, saya pun berkata, “Baik, tahukah Anda, Bagi saya, saya hanya mencermati kehidupan saya dan bagian apa saja yang mengganggu saya. Apa pun yang membuat saya tidak bahagia, maka saya akan membuangnya.”

Dia kemudian berkata, “Apa? Sungguh? Segalanya?” Lalu saya berkata, “Apa pun!” Dia berkata, “Jika suami?” Saya katakan, bila suami menyusahkan saya, maka saya akan menjualnya. (Gelak tawa) Bila mobil membuat masalah, maka saya akan menjual mobil itu. Bila rumah menyusahkan saya, maka saya akan menjual rumah itu. Pertama-tama, saya katakan, “Bila mobil menyusahkan saya, maka saya menjualnya.” Kemudian saya katakan, “Bila rumah memberi masalah bagi saya, saya jual rumah itu.” Dan dia berkata, “Bagaimana dengan suami?” lalu saya berkata, “Bila suami mengganggu saya, maka saya akan menjual suami saya juga.” (Guru tertawa) Perlu waktu; dalam kaitannya dengan suami, lebih sulit, tetapi tidaklah berarti bahwa hal itu tidak dapat dilakukan.

Ini adalah suatu lelucon, tetapi dapat diwujudkan. Apa gunanya menempatkan diri kalian di dalam  kesulitan? Mungkin kalian tidaklah dapat membuangnya sekarang, tetapi kalian dapat merencanakannya. Berusahalah memandang ke depan. Di sekolah, sama halnya bagi anak-anak. Bila seseorang mengganggu kalian, kalian harus pulang dan mengatakan kepada orang tua kalian; berterus-teranglah. Katakan kepada mereka karena mereka akan membantu kalian. Kalian harus mengatakan kepada mereka. Bila kalian tidak mengatakannya secara lisan, atau karena mereka tidak tahu caranya, atau terlalu sulit untuk diungkapkan, maka tulislah sepucuk surat. Pikirkanlah apa yang ingin kalian katakan kepada mereka dan tulislah! Kadangkala, lebih mudah untuk menulis daripada berbicara, karena kalian memiliki waktu lebih lama untuk berpikir dan merumuskan pikiran-pikiran kalian. Karena sebagai seorang anak, kadangkala sulit bagi Anda untuk berbicara. Dan saat kalian terlalu emosi saat berbicara, kalian tidak dapat mengungkapkannya. Maka, mungkin lebih baik jika kalian memikirkan apa yang ingin kalian katakan kepada orang tua kalian tentang masalah tersebut, tuliskan dan berikanlah kepada mereka.


 

Beritahu teman tentang artikel ini Beritahu teman tentang artikel ini