Menemani Anak-anak Tuhan Melewati Masa Pertumbuhan Mereka

 

Anak-anak Quanyin dalam Perlindungan Tangan Tuhan

Oleh saudari inisiat Yubai, Taipei, Formosa (Asal dalam bahasa China)

Selama Retret Eropa 2007 di Austria, seorang saudari menganjurkan agar Supreme Master Television seharusnya menayangkan drama singkat tentang betapa sulitnya bagi anak-anak untuk menjaga diet vegetarian di sekolah. Sebenarnya, banyak dari anak-anak Quan Yin kita yang menghadapi rintangan dalam usahanya untuk mempertahankan diet vegetarian di sekolah. Tetapi, Guru telah mengubah berbagai ujian yang dihadapi anak-anak Quan Yin menjadi berkah yang tak terhingga. Selain anak-anak yang terberkahi yang akan saya sebutkan, saya percaya bahwa ada puluhan ribu dari para rekan praktisi cilik yang sangat diperhatikan oleh Guru. Kemuliaan yang telah dilimpahkan Guru kepada mereka semua seharusnya menjadi dorongan bagi para inisiat dewasa.  

Cerita 1

Saya dan suami dengan gembira mendaftar untuk retret internasional 5 hari di Hsihu. Tetapi anak kami Hong belum berusia 16 tahun, karena itu ia tidak bisa mengikuti retret. Paman Hong ingin membantu menjaganya dan mengundang Hong untuk tinggal bersama mereka. Tapi begitu sekolah dimulai, Hong wajib mengikuti kegiatan yang mengharuskan dia ikut dalam Pertandingan Pameran Ilmu Pengetahuan, jadi dia berharap agar kami mengizinkannya tinggal di rumah sendirian. Kami sangat ragu dan prihatin. Walaupun dia sudah memasuki umur 14 tahun, akan tetapi kami sangat jarang membiarkan dia tinggal di rumah sendirian, apalagi pada malam hari. Jadi saya bertanya kepadanya, ”Apakah kamu tidak takut?” Dia kemudian menjawab, “Bagaimana saya bisa tahu jika saya tidak mencoba?” Kami sangat terkejut dan tersentuh oleh keberanian yang belum pernah diperlihatkannya sebagai seorang anak yang belum pernah melewati malam sendirian sebelumnya. Jadi, saya mulai melatih bagaimana mengurus makan tiga kali, dan meninggalkannya sebuah daftar yang panjang. Pada waktu yang bersamaan, secara diam-diam saya berdoa meminta bantuan Guru.

Retret lima hari berakhir dan sekolah juga telah dimulai. Ketika saya tidak berada di rumah, Hong menangani kegiatannya untuk Pertandingan Pameran Ilmu Pengetahuan. Dia juga mengikuti tes mode di sekolah. Beberapa hari kemudian, hasil pertandingan dan tes keluar. Pada saat itu Hong menerima hasil yang luar biasa dalam pertandingan, dan akan mewakili sekolahnya dalam Pertandingan Kota Taipei. Dia berada di peringkat satu dalam Tes Mode di antara semua anak di tingkatannya. Kami tahu bahwa semua ini karena Guru. Hong adalah anak Quan Yin yang begitu diperhatikan dengan baik oleh Tuhan.

Cerita 2

Adik perempuan saya tinggal di Malaysia. Ketiga anaknya telah diinisiasi dan rajin dengan latihan rohani mereka. Anak pertama De dan Yong keduanya bersekolah dan tinggal di asrama. Yong tinggal di sekolah ternama yang ketat. Sekolah itu tidak mengizinkan pengecualian apapun, dan sekolah itu tidak akan menyediakan makanan vegetarian apapun. Yong memperlihatkan keteguhan imannya selama berada di sekolah. Dia hanya makan nasi dengan kecap (kadang bahkan tanpa kecap), dan makanan vegetarian serta vitamin yang dikirimkan adik perempuan saya kepadanya. Dia terus bertahan dengan cara ini selama tiga tahun. Hong tetap menjaga sila dan meditasi dalam lingkungan yang keras. Akhirnya, dia mendapatkan dukungan dan kasih dari para guru serta teman-teman sekolahnya.

Tidak ada batasan usia untuk inisiat muda yang dapat mengikuti retret di Thailand. Tetapi sekolah-sekolah dari semua keponakan saya tidak akan mengizinkan siapapun untuk cuti sekolah. Dan mereka hampir mendekati ujian. Mereka kuatir jika permintaan izin akan mengubah pandangan guru-guru serta teman-teman sekolah terhadap mereka. Namun, setelah penjelasan dari saudari saya, ketiga anak itu sangat gembira karena dapat mengikuti retret di Thailand dan kelima orang dalam keluarganya menerima “hadiah” dari Guru. Ini sungguh merupakan Rahmat Tuhan, dan hadiah paling penting dalam kehidupan seseorang. Sejak itu, seluruh keluarga berlatih dengan lebih giat. Ketiga anak itu harus mengikuti ujian susulan karena cuti mereka selama seminggu, akan tetapi mereka mendapatkan nilai yang luar biasa. Kekuatiran mereka sebelumnya akhirnya luluh, dan hal ini merupakan ujian untuk keteguhan iman mereka.

Cerita 3

Saya mempunyai keponakan lain yang belajar di Kanada untuk beberapa tahun. Dia menjaga sila dan diet vegetarian. Kemudian dia melanjutkan ke institut penelitian di Universitas Washington yang terletak di Seattle, Amerika Serikat. Universitas Washington adalah salah satu sepuluh besar di Amerika Serikat. Meskipun peringkatnya bagus, hanya dia satu-satunya yang tidak mendapatkan kontrak pekerjaan di kelasnya. Namun, dua bulan sebelum kelulusan, sebuah keberuntungan yang luar biasa terjadi padanya: Kantor pusat Microsoft mempunyai lowongan dan sebuah perusahaan penerimaan tenaga baru datang mencari calon di jurusannya. Karena setiap orang di kelasnya sudah mempunyai kontrak, hanya dia satu-satunya yang tersedia untuk wawancara pekerjaan tersebut. Sebagai hasilnya, dia mendapatkan kesempatan kerja yang diidamkan oleh setiap teman kelasnya. Pekerjaan ini adalah hadiah terbaik yang sesuai dengan gelarnya.

Dia tahu dalam hatinya bahwa itu adalah karena berkah dan keajaiban Guru. Sekarang dia bukan hanya mengikuti grup meditasi secara teratur, tetapi juga menggunakan uang penghasilannya untuk perkembangan Center setempat dengan senang hati.

Semua anak-anak Quan Yin begitu diperhatikan oleh Tuhan. Dengan kepercayaan kepada Tuhan, hidup mereka penuh dengan keajaiban. Ini hanyalah berkah dari sisi yang terlihat. Berkah tidak terlihat yang mereka dapatkan lebih sulit untuk diungkapkan. Terima kasih kepada Tuhan dan Guru. Saya ingin mempersembahkan semua rasa hormat dari semua anak-anak Quan Yin kepada Guru.